Minggu, 28 Desember 2014

"GERAK" SEBAGAI PILAR PEMBENTUK KARAKTER (Bagian 2)


Senin, 29 Desember 2014

Tulisan ini adalah lanjutan dari Gerak sebagai pilar pembentuk karakter bagian 1. Postingan kali ini menawarkan gerak dalam olahraga yang bermanfaat untuk membentuk karakter.

1. Berenang
Berenang adalah olahraga dengan gerakan seimbang antara organ gerak kiri dan kanan. Dengan melakukan renang berarti kita juga telah melatih kedua otak, bagian kiri dan bagian kanan.Berenang menjadi begitu penting untuk pembentukan karakter, oleh karena itu berenang termasuk olahraga (gerak) yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW. Siapa yang belum bisa berenang harus segera belajar. Selain bermanfaat untuk membentuk karakter melalui latihan otak kiri dan kanan lewat gerak seimbangnya, renang juga perlu bagi para individu yang tinggal di daerah rawan banjr. Latihan renang sebelum banjir datang.
Pengalaman berenang terbaik yang tak bisa saya lupakan adalah saat menyebrang dari Iboih ke Pulau Rubiah di Sabang. Kejadian ini pada tahun 2000 lalu di Sabang.Bersama seorang teman dari Surabaya kami berenang santai bolak-balik Iboih - Rubiah. Alhamdulillah bisa selamat. Meskipun ada yang bilang itu sangat berbahaya dan tidak boleh dilakukan tanpa pengawasan dan peralatan memadai. Kami hanya menggunakan snorkel dan kaca mata renang plus sepatu sirip bebek. Hehee.

Saat awal berenang dari pinggiran Iboih kami merasa senang. Saya sendiri dengan senang hati melihat apa yang Nampak di bawah air. Ikan dan terumbu karang indah menyapa. Terangnya sinar mentari menambah kecantikan penghuni bawah air Iboih. Tapi saat berada di pertengahan penyebrangan, muncul rasa takut. Takut karena tidak Nampak apa-apa kecuali gelapnya dasar laut. Takut makin menjadi tatkala menyadari ada di pertengahan, jauh ke Iboih dan Jauh ke Rubiah. Saat itulah hati mengingat sang Maha Penguasa. Seraya berdoa saya memohon diselamatkan hingga ke tujuan penyebrangan. Dan Alhamdulillah, saya selamat.

Malapetaka justru hampir menimpa kawan dari Surabaya. Dia menyatakan hampir mengalami kram prut. Bila itu benar-benar terjadi pastilah dia akan tenggelam. Tenggelam di dasar selat rubiah.

Ternyata makin dekat dengan kematian akan membuat kita makin dekat dengan Tuhan. Semoga tetap ingat, selamanya.

2. Melayang diangkasa
Olahraga ekstrim ini memang bukan pilihan murah. Tetapi bagi orang yang telah melakukannya tentu akan mendapatkan banyak hikmah. Hikmah yang bisa diperoleh antara lain kesadaran tentang kecilnya diri (manusia) dihadapan alam, apalagi dihadapan kekuasaan Allah SWT yang menguasai seluruh kehidupan. Saya sendiri belum pernah mengalami terjun bebas dari ketinggian ini. Kalo ada kesempatan mau rasanya ikut terjun bersama para ahli terjun payung.

3. Menunggang kuda
Banyak hal yang bisa dipelajari dari menunggang kuda. Keberanian adalah hal pertama yang dipelajari. Berhadapan dengan kuda tentu membutuhkan keahlian berkomunikasi dengan bahasa isyarat yang hanya dimengerti oleh kuda dan penunggangnya. Daya tahan, keseimbangan saat duduk di punggung kuda dalah pelajaran selanjutnya yang bisa diperoleh. Kalau kita bisa lama duduk di punggung kuda, maka selanjutnya kita harus mampu mengendalikan kuda. Ketrampilan latihan mengendalikan ini bisa jadi bagian penting sebelum kita menduduki posisi sebagai leader dalam organisasi. Nah, sudahkah kita bisa mengendalikan kuda. Yang tidak punya kuda jangan khwatir, datanglah ke tempat-tempat penyedia jasa sewa kuda. Semoga dapat merasakannya ya sobat pembaca.

4. Memanah
Di Indonesia mungkin masih ada kegiatan memanah terutama di daerah-daerah yang masih menjalani kehidupan secara tradisional mengikuti adat setempat. Memanah - berserta menunggung kuda dan berenang - merupakan Anjuran atau sunnah Nabi Muhammad SAW juga. Kegiatan ini bisa melatih konsentrasi tinggi. Tanpa konsentrasi tinggi dapat dipastikan sasaran tidak akan bisa dibidik dengan tepat. Kalau kita punya cita-cita sebagai sasaran, tentu harus konsentrasi untuk bisa membidiknya dengan tepat. Dibidik dengan serangkaian kegiatan pencapaiannya.

Tentu masih banyak gerak-gerak lain yang tersedia untuk melatih diri kita. Gerak yang bisa mengaktifkan otak kiri dan kanan. Gerak seimbang mudah-mudahan dapat membentuk karakter manusia. Jangan lupa gerak rutin 5 kali sehari, biar tetap sehat lahir dan bathin.

Salam gerak











Tidak ada komentar:

Poskan Komentar