Selasa, 03 Maret 2015

KREATIFITAS YANG BERLANJUT


Foto ini saya ambil kemarin saat kunjungan Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shalallohu Alaihi Wassalam di SMPN 1 Pante Bidari. Di kelas yagn sama dengan postingan saya beberapa waktu lalu tentang Tindakan Kreatif Wali Kelas. Senang sekali rasanya bisa kembali berada di kelas ini.

Kalau dalam postingan lalu saya tertarik dengan figura photo para siswa, kali ini berbeda, pandangan saya mentok di jendela kelas. Ada yang biasa tetapi unik di sana. Jendela itu dihiasi gorden warna warni. Saya memang tertarik, dan segera mendekati gorden itu. Saya memegangnya, lembut dan masih terasa Wangi, mungkin dicuci dahulu sebelum gorden ini dipasang.

Dari kejauhan saya rasa gorden itu tidak ada unsur kreatifitasnya. Umumnya setiap kelas memang menghiasi jendela dengan kain gorden bila akan ada kegiatan di sekolah. Tapi ketika sang kepala Sekolah, Ibu Hamidah Rokayana, menyampaikan bahwa gorden itu adalah Jilbab tua sumbangan para siswa. "Hah, jilbab tua", saya benar-benar gak menyangka. Ternyata gorden indah mirip mata kapak ganda ini dibuat dari barang yang sudah tidak digunakan lagi. Jilbab tua yang sudah terlalu tipis bila dipakai. Jilbab yang mungkin saja kehilangan makna saat dikenakan dikepala menjadi amat bernilai artistic tinggi saat nangkring di depan jendela kelas. Duhai ibu Yus wali kelas ini, kreatifitas anda ternyata masih berlanjut.

Ide itu memang anugerah, dan setiap orang pastinya diberikan berbagai macam anugerah. Namun, tidak semua ide bisa berubah menjadi kreatifitas. Semua ide bisa menjadi kreatifitas yang bisa dinikmati semua orang adalah saat ide itu telah dijalankan, diterapkan. Ide sederhana sekalipun, bila sudah diterapkan pada alam nyata, bukan hanya cantik di alam pikiran, tentu akan menjadi sesuatu yang sangat berbeda. Betapa berbedanya ketika jilbab usang ini ada ditangan para siswa dibandingkan saat jilbab itu disentuh oleh Ide cemerlang sang wali kelas. Anda bisa buktikan sendiri keindahannya dengan mencobanya di kelas-kelas yang anda pimpin.

Salut buat bu Yus yang terus berlanjut kreatifitasnya. Kita semua tentu menunggu ide-ide apalagi yang menjelma menjadi kreatifitas baru. Memang, ide itu mahal, dan kreatifitas nyata sebagai manifestasi ide-ide alam pikiran kita tentu jauh lebih mahal. Dan memang, bagi orang-orang kreatif, uang bukanlah tujuan yang utama.

salam kreatifitas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar