Jumat, 07 Maret 2014

PENGAWAS PROFESIONAL

MENGATASI KETERBATASAN FASILITAS BELAJAR


Postingan kali ini pertama sekali saya dedikasikan untuk siswa-siswi tercinta, murid-murid terbaik yang pernah saya jumpai. Mereka adalah :
  1. Nurul Fatwa, saat ini kuliah di IPB-Bogor
  2. Nurul Fajriah, sekarang menjalankan sebuah usaha di Medan-Sumut
  3. Istia Mentari, sedang kuliah di Unsyiah-Banda Aceh
  4. T. Nazarullah, berada di STT-Telkom Bandung
  5. T. Igfar Hajar, USU-Medan Sumut
  6. Muhammad Muntasir, kini kuliah di Unsyiah - Banda Aceh
  7. Uun Lestari, mahasiswi aktif di USU-Medan Sumut
  8. Agus Heri, menempuh pendidikan tinggi saat ini di Bireun-Aceh
  9. Fitriani, berwiraswasta di Aceh Timur
  10. Rahmat Efendi, menempuh pendidikan lanjutan di salah satu  perguruan tinggi di Aceh
Saya tidak pernah menyangka melakoni hal seperti yang terjadi di Belitong dengan Laskar Pelanginya. Betapa ternyata di Aceh Timur, pada abad millenium ini juga masih ada duplikasi pengalamannyata Andre Hierata. Benar, kami belajar dengan keterbatasan fasilitas, kelas yang berdebu, referensi yang minim, anggaran yang tak mencukupi, tapi tuntutan prestasi begitu berat diletakkan di pundak kami demi sebuah obsesi pemerintah menyukseskan sebuah Program SMA Negeri Unggul Aceh Timur.

Simulasi Model Pembelajaran
Tapi, bukan kesedihan yang ingin kami bagi, melainkan bagaimana upaya kami melakoni semuanya dengan gembira, kompak, ulet, dan menjadikan keterbatasan sebagai sebuah kekuatan tersembunyi menggapai sukses.Dalam video, pembaca akan melihat kami menggunakan karton bekas sebagai media belajar Struktur DNA. Proses rekaman menggunakan kamera (webcam) laptop sumbangan kepala sekolah.

Kami berhrap, apa yang kami perlihatkan dalam video di bawah ini juga menjadi pelajaran buat seluruh siswa, guru, dan orang tua murid, bahwa keterbatasan fasilitas bukan sebuah alasan untuk tidak melaksanakan yang terbaik. Lakukan hal terbaik bila kita ingin jadi yang terbaik.

Akhirnya, saya medoakan semoga "Laskar Pelangi SMA Unggul Aceh Timur" mendapatkan kesuksesan hidup di masa depan. Amin

(diambil dari Draft Tulisan yang belum sempat terkirim)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar